Menjijikkan! 7 makanan ini terbuat dari kotoran hewan & manusia

Steak dari kotoran manusia. © Digital Trends

Steak dari kotoran manusia. © Digital Trends

 

Normalnya, feses atau tinja memang tidak boleh dikonsumsi kembali. Walaupun begitu, beberapa jenis hewan mencerna kembali kotoran mereka untuk mendapatkan manfaat kesehatan.

Belakangan, para ilmuwan juga mulai mengembangkan teknologi pengolahan feses manusia menjadi bahan makanan untuk solusi krisis bahan pangan global di masa depan. Jauh sebelum itu, berbagai makanan tradisional yang dibuat dari campuran kotoran binatang sudah lebih dulu dikenal, misalnya arak dan kopi.

Mungkin bagi sebagian besar orang terdengar menjijikkan. Tetapi nyatanya tak sedikit orang yang bersedia membayar mahal untuk mendapatkan makanan dan minuman dari feses ini.

 

1. Kopi luwak
Ilustrasi kopi luwak.

Ilustrasi kopi luwak.

 

Sudah bukan rahasia lagi kalau kopi luwak merupakan salah satu kopi termahal di dunia. Namanya bahkan sudah mendunia, begitu juga dengan proses pembuatannya. Kopi ini dibuat dari biji kopi yang sudah keluar dari saluran ekskresi luwak.

Luwak hanya memakan buah kopi yang sudah matang. Selain itu, biji kopi yang tidak tercerna sempurna diyakini sudah mengalami proses fermentasi oleh enzim pencernaan di dalam usus luwak dan menjadi lebih enak lagi jika diolah menjadi kopi. Tak heran jika harga per kilogram kopi luwak bisa mencapai jutaan rupiah.

 

2. Teh hijau spesial kotoran panda
Teh hijau spesial kotoran panda buatan An Yashi.

Teh hijau spesial kotoran panda buatan An Yashi.

 

Teh buatan An Yashi, dosen Universitas Sinchuan, China ini terbuat dari campuran teh hijau dan kotoran panda. Hasilnya adalah teh dengan kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Dilansir Australia’s SBC, kotoran panda sarat akan berbagai vitamin dan mineral yang berasal dari bambu, makanan kesukaannya.

Sama seperti teh hijau, bambu mengandung unsur yang dapat mencegah kanker dan meningkatkan khasiat anti kanker yang ada pada teh hijau.

Sang dosen membandrol teh hijau spesial buatannya dengan harga 440.000 yuan per pon atau sekitar 853.000.000 rupiah jika menggunakan nilai tukar saat ini. Jadilah teh kotoran panda buatan An Yashi yang termahal di dunia.

 

3. Ttongsul
Ttongsul

Ttongsul

 

Kalau biasanya minuman beralkohol dibuat dari buah-buahan atau beras, arak tradisional dari Korea Selatan ini justru dibuat dari kotoran manusia. Ttongsul merupakan minuman langka yang sudah jarang dibuat. Minuman ini diyakini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Konon dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membantu penyembuhan patah tulang.

Menurut Dr. Lee Chang Soo, ahli pengobatan tradisional yang masih memproduksi ttongsul, minuman ini dapat diproduksi dengan dua cara. Cara pertama dengan memfermentasikan tinja dan alkohol dari sulingan air gandum selama berbulan-bulan. Cara kedua dengan proses fermentasi selama beberapa hari saja. Tetapi kualitasnya tak sebagus yang dibuat dalam waktu lama.

 

4. Poopperoni
Pooperoni

Pooperoni

 

Rasa asam unik yang terdapat pada sosis, salami, dan pepperoni merupakan hasil fermentasi dari bakteri. Namun keberadaan bakteri ini tak membuat daging olahan ini lebih sehat. Berangkat dari pemikiran ini, sejumlah ilmuwan lantas menciptakan pepperoni yang jauh lebih sehat. Caranya adalah dengan menambahkan bakteri dari kotoran manusia, tepatnya kotoran bayi.

Bakteri dalam kotoran bayi dinilai memiliki khasiat sehat untuk saluran cerna, bisa menjadikan pepperoni dan sosis sesehat yoghurt.

Dilansir LiveScience, pepperoni yang dibuat dari bakteri kotoran bayi memiliki rasa yang sama dengan pepperoni biasa.

 

5. Shellac
Shellac

Shellac

 

Shellac merupakan bahan yang umum digunakan sebagai lapisan makanan. Permen warna-warni, cokelat, dan lapisan lilin pada buah-buahan segar menggunakan shellac sebagai salah satu bahan campurannya.

Shellac merupakan hasil ekskresi dari Laccifer lacca Kerr, serangga yang dibudidayakan di India, Thailand, dan Burma. Kotoran yang bernama lak ditemukan pada ranting pohon, kemudian direndam dalam air untuk membersihkan kotoran lain yang menempel. Setelah itu, lak direndam lagi dalam larutan natrium karbonat untuk menghilangkan sifat asamnya. Lak yang sudah dimurnikan bisa digunakan untuk bahan campuran makanan atau pernis kayu.

 

6. Kopi Black Ivory
Biji kopi Black Ivory yang terbuat dari kotoran gajah.

Biji kopi Black Ivory yang terbuat dari kotoran gajah.

 

Kalau Indonesia punya kopi luwak, Thailand punya kopi Black Ivory yang lebih mahal lagi. Serbuk kopi ini juga diolah dari biji kopi yang dikeluarkan saluran ekskresi binatang, tepatnya gajah Thailand.

Kopi Black Ivory diolah di Anantara Hotel, sebuah resor di Chiang Rai. Kopi ini diklaim sebagai kopi termahal di dunia, dibanderol dengan harga $ 1,1 juta per kilogram dan $ 50 per cangkir.

Dilansir CNNGO, Black Ivory memiliki rasa yang tak terlalu pahit, karena protein di dalam kopi sudah dicerna oleh enzim di dalam usus gajah.

 

7. Steak kotoran manusia
Steak dari kotoran manusia.

Steak dari kotoran manusia.

 

Pada tahun 2011, para peneliti di Jepang mencoba membuat daging steak dari kotoran manusia. Dilansir Digital Trends, sumber protein hewani buatan ini sengaja dibuat untuk menghadapi kris bahan pangan global.

Para ilmuwan mengisolasi protein, karbohidrat, dan lemak dari bakteri dalam limbah kotoran manusia. Setelah diekstrak, kemudian ketiga unsur penting dalam bahan pangan itu disatukan kembali. Protein kedelai ditambahkan ke dalam campuran steak untuk meningkatkan rasa. Setelah itu, daging steak dibubuhi pewarna makanan agar terlihat lebih merah.

Itulah beberapa makanan ekstrem yang dibuat dari feses manusia serta binatang. Berani coba?

 

Sumber: merdeka.com

INFOHARI.com © 2014