Ini dia Effect Samping dari Keseringan Masturbasi

Terlalu banyak masturbasi ternyata tidak menyebabkan disfungsi ereksi (ketidakmampuan mempertahankan ereksi). Hal tersebut berlaku, baik masturbasi sendiri (automasturbasi) maupun masturbasi yang dilakukan pasangan (mutual masturbasi).

Menurut Dokter Spesialis Andrologi, Nugroho Setiawan, kebanyakan masturbasi itu tidak mengganggu atau menyebabkan disfungsi ereksi.

“Pengaruhnya (kebanyakan masturbasi) lebih secara psikologis. Seseorang jadi tidak membutuhkan pasangan lagi, terutama buat yang sudah menikah,” kata Nugroho dalam acara “Sadari Penyebab dan Faktor Risiko Disfungsi Ereksi (DE)” di Tjikinii Lima Restaurant, Jakarta.

Bagi seseorang yang sudah menikah, mutual masturbasi kerap dilakukan. Namun, jika suami terlalu banyak masturbasi sendiri, ia nanti jadi tidak memerlukan istrinya lagi.

Pengaruh sensasi kenikmatan

Nugroho mengingatkan, para suami agar tidak masturbasi sendiri. Jika berhasrat untuk masturbasi, maka langsung memberitahukan istri. Mutual masturbasi dapat diterapkan.

“Kalau masturbasi sendiri nanti lama-lama kenikmatan sendirian bakal terpenuhi. Sensasi seberapa besar tekanan juga dinikmati sendirian,” ujar Nugroho, yang berpraktik di RSUP Fatmawati Jakarta.

Jika suami terus menerus masturbasi sendiri, maka ia mungkin tidak akan menikmati mutual masturbasi. Kehidupan seks bisa terganggu.

INFOHARI.com © 2014