Desain Kereta MRT Diurusin? PLT Soni Gak Ada Kerjaan Lain?

kereta-mrt-jakarta

 

Bener kata temen-temen yang info kalo si PLT Gubernur Jakarta Soni Sumarsono itu sudah makin ngaco sebagai PLT. Mulai dari utak-atik RAPBD dengan menyetujui anggaran supir untuk anggota DPRD dan renovasi taman kantor dewan, alokasikan bansos ke ormas yang berpolitik, mempromosikan lagi para eselon yang sudah distafkan oleh Ahok tanpa KPI dan terkahir rapat di kereta api. Bukan sadar jadi omongan di medson eh kali ini dia malah ngurusin desain kepala kereta MRT Jakarta. Klik http://megapolitan.kompas.com/read/2017/01/18/09031231/melihat.spesifikasi.kereta.mrt.jangkrik.yang.dipersoalkan.sumarsono

Ada Apa Dengan Soni?

Helooooo pak….sudah ga ada hal lain lagi kah di Jakarta ini yang lebih penting dari sekedar desain kepala kereta MRT? Bapak ini PLT tapi rasa gubernur definitif yah namun pemilih dalam hal menyelesaikan pekerjaan. Pan bapak sudah tahu bahwa kereta MRT Jakarta itu sudah menggunakan teknologi canggih dan dari segi desain kepala kereta sebenernya tidak ada yang salah loh dan masih keren kok. Kenapa tiba-tiba bapak bilang mirip kepala jangkrik?

“Kayaknya enggak pas, kurang sreg, makanya kami lihat kembali, kan harus gagah. Ini kayak jangkrik tidur. Kalau bisa, diminta yang agak sporty, kayak Apollo. Ini kayak jangkrik. Kok enggak pas ya desainnya,” kata Soni.

Saya jadi bertanya-tanya neh kenapa koq bisa dibilang kepala jangkrik. Perkiraan saya hanya ada dua. Pertama, bapak dulu hobi main adu jangkrik jadi langsung deh dejavu. Kedua, bapak mungkin selama karir jadi PNS terbiasa bilang Jangkrik Boss….. #warkopdong

Membahas atau Jalan-jalan

Karena ketidakpuasan desain, bapak lebih rela menggunakan APBD untuk mengirim tim ke Jepang membahas masalah desain.

“Setelah mempermasalahkan kereta MRT, Soni menyatakan, pihaknya akan mengirim tim ahli ke Jepang guna membahas desain ulang bentuk kereta. Tim ahli akan beranggotakan Bappeda DKI Jakarta, PT MRT, serta Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi DKI Jakarta.”

Saya mah tepokjidat(dot)com lah pak dengan ulah bapak. Pak! Jaman sudah canggih. Sadar pak….sadar! Kalo semisal memang ga puas, kan bisa email ke pihak perusahaan Jepang. Minta mereka untuk desain yang banyak, kalo perlu kasih 1000 model desain kepala kereta. Nanti bapak ubek-ubek sampe puas mau pilih yang mana dan email balik. Beres kan? Oh yah jangan lupa untuk minta desain juga dengan kepala sapi yah pak, kali aja bisa keren wakwaw…..

Pak! Jangan hamburkan uang APBD yang didapat dari pajak rakyat untuk hal yang ga penting. Kalo semisal bapak ga puas, mending ke Alexis aja gih pak mumpung belum ditutup sama paslon no 3 kalo mereka menang pilgub nanti. Yah sapa tau bapak bisa terpuaskan disana dan ga lagi ngoceh tentang desain kepala kereta.

Masih banyak yang lebih penting

Saya akan lebih respect ke bapak jika bapak sebagai PLT bisa lebih wise bahkan kalo perlu lebih dari Pak Ahok. Ga penting banget tau pak ngurusin desain kepala kereta apalagi sampe buang duit APBD. Masih banyak hal-hal di Jakarta yang perlu penanganan serius dari seorang gubernur.

Kenapa bapak tidak minta segera biro hukum DKI untuk serius siapkan makalah untuk proses banding hukum terkait kekalahan disidang Bukit Duri? Atau bapak terjun langsung untuk instruksikan segera pengerukan kali ciliwung disamping RTH/RPTRA Kalijodo tuh. Sayang kan pak itu Kalijodo sudah bagus desain pembangunannya tapi kalinya yang tepat disamping RTH/RPTRA masih kumuh. Belum lagi di depannya juga mulai banyak rumah petak yang dibangun dibawah kolong tol.

Bapak bisa juga blusukan ke kantor-kantor pemerintahan seperti kantor kelurahan dan kecamatan untuk memeriksa apakah terjadi penurunan kualitas pelayanan sejak bapak menjabat sebagai PLT. Karena rumornya kan kualitas menurun sejak Pak Ahok cuti.  Atau bapak blusukan juga ke rusun-rusun yang disediakan oleh pemda DKI Jakarta dan tanya apakah bener klaim-klaim sepihak dari paslon 1 dan 3 terkait dampak negatif relokasi oleh pemda. Kemudian bapak umumkan hasil blusukan bapak dengan konferensi pers atau melalui rapat terbuka dengan semua jajaran SKPD dan upload ke youtube seperti yang dilakukan oleh Pak Ahok.

Hal-hal diatas jauh lebih bermanfaat dilakukan loh pak dibanding hanya ngurus desain kepala kereta. Kalo kata anak jaman sekarang mah itu namanya bapak ke to the po alias KEPO!

Salam Kepo….

 

Sumber: seword.com

INFOHARI.com © 2014