Cerita Seks ABG yang Ingin Merasakan Seks Karena Penasaran

 

ini diawali dari cerita seseorang cewek ABG hot berumur 17 th. yang masih tetap polos serta tidak (belum juga) tahu apa-apa terkait narasi panas ABG 17tahun. Cewek ABG itu begitu penasaran serta menginginkan tahu seperti apakah narasi panas ABG yang menurut rekan-temannya, karena sangat panasnya itu dapat buat cewek ABG hot seksi serta mesum itu tidak bisa menahan gairahnya.

Benar saja, cewek itu segera memerah mukanya sehabis sebagian waktu membaca narasi seru terkait ABG 17tahun itu.
Bagaimana tidak terasa panas, di narasi itu dijelaskan bagaimana seseorang gadis yang masih tetap berumur 17 th. tega-teganya membunuh seekor semut cuma karna semut itu merayap di kue muffin kesukaannya.
Badannya makin menggeliat kegelian waktu membaca di narasi panas 17 th. itu kalau gadis itu nyatanya tidak sekedar membunuh satu ekor semut, namun tiga semut sekalian. Maka ia juga segera menangis serta menghapus file narasi panas ABG 17 th. itu dari komputernya.
Setelah itu gadis ABG 17tahun itu juga terasa lega, karna panas yang diakibatkan narasi itu berhasil menyusut sedikit untuk sedikit. Ia juga jatuh tertidur walaupun udara waktu itu tengah panas serta hot-hotnya.
Tidak lama sesudah itu, sayup-sayup Ia mendengar nada seperti orang tengah menceritakan. Lantas badannya merasa geli maka Ia menggelinjang manja. “Jangan…”, tukasnya dengan nada yang berupaya berkesan tegas namun nafasnya makin memburu seperti seseorang wanita tengah membaca hot story. “Oh.. Ssshh…” tanpa ada sadar Ia mulai keluarkan desahannya. “AUW..! ”, gadis ABG itu lantas berteriak karna telah tidak tahan sekali lagi sembari mengelus jarinya yang merasa gatal.
“Semut kurang ajar! Gadis seksi sekali lagi tidur kok tangannya digigit! ”, kata cewek itu sembari merem sekali lagi menyambung tidurnya.
Panggil saja namaku Dewi, umurku 25 th., namun saya telah punya satu orang anak lelaki usia 5 th.. Suamiku namanya Toni, bekerja disebuah perusahaan elektronik sebagi salaes manager. Kalau disebut kehidupanku terlalu lebih dari cukup. Masalah diranjang, suamiku memang begitu dapat memuaskan saya, saya jadi terbuai setiapkali dia memperlakukan saya sementara kami ngent*t. Namun memanglah dasarnya saya yg hyper seks, saya senantiasa tergila-gila juga akan hal yg berbau seks, dari beberapa hal yg kecil sampai kebiasaanku yg yaaahh… bisa disebut agak sedikit eksibis, saya begitu terangsang sekali jika ada seseorang lelaki yg mencermati badankan yg sexy. Dadaku ukuran 36A, pinggangku yg sintal, pantatku yg padat memuat, kulitku yg putih bersih serta mulus buat orang2 disekitarku begitu tergila-gila kalau mereka berlalu didekatku.
Saya tinggal disebuah perumahan yg simple. Suamiku tidak orang yang menyukai meninggalkan istrinya terlalu lama di rumah. Suamiku pergi pagi, pulang sore, kadang kadang agak malam namun tidak terlalu sering sekali ia meninggalkan saya berhari-hari dikarenakan masalah dinas keluar kota. Namun saya yg dari sejak SMP yg telah tergila-gila juga akan seks ini tidak sempat senang juga akan permainan yg di buat suamiku. Kalau diingat sempat pada saat SMP, tanpa ada berniat dikelasku dudukku agak sedikit terbuka, yaah… namanya juga anak SMP, masih tetap asal-asalan dalam sopan santun. Namun hal in yg buat saya waktu pertama kalinya rasakan ada yg aneh pada diriku, saya terasa senang sementara pak rudi, guru Fisikaku lihat kearah memiawku.. sementara itu celanaku merasa basah, putingku mengeras… saya biarlah perihal tersebut berlangsung sampai pelajaran usai. Saat itu saya belum juga tahu apa namanya eksibis. Sepulang sekolah saya simak di bagian memiawku ada cairan yg agak kental keluar, saya capai orgasme pertamaku.. namun tidak jalankan sex… saya senang. Hal tersebut saya ulang kembali sementara esok harinya saya pergi sekolah… saya yg tidur sendirian dikamar selepas mandi akan pergi kesekolah.. saya bebaskan handuk yg melilit itubuhku. Terang sekali saya telanjang bulat, saya berniat buka tirai jendela kamarku maka yg lewat pastinya lihat terang apa yg saya laksanakan dari dalam, saya biarlah kawan2 tetanggaku lihat sementara mereka berlalu lalang akan pergi sekolah, saya berjoget ria dimuka cermin tanpa ada mengacuhkan siapapun yg lihat dari luar sana… saya cuma memikirkan seorang yg dengan berniat mengintip dari balik jendela kamarku sembari mengocok tongkolnya hingga mereka puas…. Saya senang. Hal itu baru saya pahami dari seseorang kawan tetangga perempuanku yg sama sekolah denganku mengatakan padaku. ‘’Kurang ajar si andri… tidak tau anda wi jika anda barusan pagi diintipin sama dia… ya ampun sembari keluarin tongkolnya lagi… saya malu… anda sich ganti pakaian tidak tutup.. ’’ saya cuma geli mendengarnya.
Sempat sekali saat sementara saya pergi berenang, saya berpikir mengapa saya tidak melakukan perbuatan hal yg sedikit eksrim ya… kebanyakan saya yg kenakan pakaian komplit gunakan kaos ketat buat berenang serta celana pendek, kesempatan ini saya tidak menggunakan kemeja dalam, dengan kata lain saya tidak menggunakan bra serta celana dalam. Saat keluar dari kamar ganti perihal tersebut m asih umum saja untuk mereka memandangnya, namun ini bedaa… sementara saya mulai membasuhi badanku dengan air di pancoran kolam berenang. Putting susuku tampak dengan terang sekali, belahan memiawku tercetak dengan terang di sana.. orang sekitarku pada lihat kelakuanku.. saya cuek saja. Saya lantas meneruskan dalam kolam berenang… hal semacam ini saya mengulang di dalam air…diam2 saya membiarkan celanaku, automatis jika ada yg menyelam di dalam air juga akan lihat terang memiawku, benar saja ada 2 orang laki2 sementara itu menyelam disekitarku.. mereka lihat dengan terang apa yg saya laksanakan, jadi saya dengan berniat memperlebar pahaku… namun tidak lama, saya segera menghindar, saya tidak ingin di kira sangat gampangan.. dipojokan saya mulai masturbasi, berkhayal seakan ada seseorang laki2 yg nekad mengajakku ngent*t di dalam kolam, tidak tahu berapakah kali saya muncrat di dalam air, saya senang.
Saat ini, saya sudah berkeluarga, namun itu tidak artinya saya menyingkirkan rutinitas atau kesukaanku. Didepan rumahku ada kos-kosan anak lelaki. Setiap pagi saya berniat jalankan hal yg paling saya senangi, telah barang pasti perihal tersebut saya laksanakan sesudah suamiku pergi ke kantonya. Kalau setiap pagi saya senantiasa menggunakan daster yg begitu tidak tebal serta pendek, yg umum saya gunakan apabila saya menginginkan merayu suamiku apabila saya ingin ngent*t dengannya. Saya senantiasa bersihkan teras tempat tinggal maupun menyapu halaman. Dengan gaya seperti orang yg tanpa ada berniat, saya senantiasa membungkukkan menghadap belakang badanku kearah tempat tinggal kos-kosan itu, saya telah barang pasti mendengar sedikit nada gaduh dari dalam, ada yg cengengesan, ada yg bersiul…saat tersebut saya begitu terangsang. memiawku senantiasa basah, saya senantiasa mempermainkan mereka seolah-olah saya tidak jelas apabila mereka ada dimuka rumahku…
Saya masih tetap ingat hal yg paling nekad saya laksanakan dahulu, sementara itu hamil 4 bulan, saya terasa begitu terangsang sementara itu, namun saya sekali lagi tidak mood buat ngent*t dengan suamiku, saya mesti melampiaskan sifat eksibisku ini lebih hilang ingatan sekali lagi. Saya miliki ide… sementara itu saya ingin memeriksakan kehamilan ku pada dokter kandungan… saya minta izin dengan suamiku apabila hai ini saya menginginkan memeriksakan kandunganku, suamiku berikan izin. Namun saya jadi mencari dokter kandungan yg lelaki bukan hanya wanita. Setelah saya di panggil ke area.. saya di check, namanya dokter Reza, orangnya ganteng, masih tetap muda, namun kelihatannya dia telah miliki istri… ‘’Kandungan ibu sehat, tidak ada yg butuh dikuatirkan’’… disinilah saya miliki gagasan. ‘’tapi dokter.. maaf nih saya miliki yang dirasakan’’ kataku. ‘’Sepertinya dikelamin saya ini ada sedikit tonjolan.. ’’ kataku, dokter itu mendengar.. ’’Bisa dokter perisa? ’’ kataku seperti orang yg punya yang dirasakan yg begitu di kuatirkan. Dokter itu kelihatannya agak sangsi, ‘’Hmmm… baiklah, namun maaf terlebih dahulu.. ’’. Saya lantas diminta buat berbaring. Oh.. ya.. sebelumnya pergi saya berniat buat menggunakan celana spesial ibu hamil, hal tersebut saya laksanakan supaya saya dapat buka semua sisi bawahku, maka dokter dapat lihat dengan terang. Lantas dokter itu mengecek sisi memiawku. Saya lihat pergerakan tenggorokannya naik turun menahan rangsangannya. Tangannya mulai bermain di memiawku, saya rasakan sensasi yg gemilang, bisa saja dokter reza tau apabila sementara tangannya menyentuh memiawku, memiawku sedikit bergerak serta pinggangku agak naik turun. Saya tau dia mulai terangsangsang, kulihat di balik celananya mulai padat, kelihatannya tongkolnya mulai menegang, tangannya terus…yah seperti orang mengecek serta tidak, mengelus memiawku… sedikit mulai sedikit cairan orgasmeku mulai keluar… serta ya ampuuunn… bisa saja saya agak sedikit malu dikarenakan saya keluarkan sedikit lenguhan… aaaahh… saya cepat tersadar.. ‘’Gimana dok? ’’ sementara kutanya dokter itu gugup, mukanya merah padam. Saya senang sementara lihat dokter itu gugup. ‘’Sepertinya hal umum, dikarenakan perut ibu mulai jadi membesar maka dari itu kelamin ibu seperti tampak agak tonjolan, semua besih kok.. ’’ saya menangkap ada suatu hal yg menggoda dengan kata-katanya.
Beberapa masa lalu saya sempat jalankan sekali lagi hal yg menurut saya paling saya gemari. Yakni menjemur kemeja, yaah… menjemur kemeja ini saya laksanakan di belakang rumahku. Pasti tiada orang yg hilir mudik dibelakangnya, dikarenakan tembok belakang tembok rumahku agak tinggi, namun hal semacam ini tidak bikin surut hasrat saya buat melakukan hal sexsualku, hal semacam ini saya laksanakan buat menggoda tetangga baruku yg baru sekian waktu lalu menikah. Tempat tinggalnya bertingkat, telah barang pasti sementara dia melongok dari jendela tempat tinggal tingkatnya pastinya akan lihat saya cuma kenakan celana dalam saja. Saya tahu istrinya tentunya tiada di rumah, istrinya juga bekerja sedang dia bekerja dengan system 10/5, berarti 10 hari kerja 5 hari libur. Saat jadwal dia libur tersebut saya senantiasa menggodanya, saya begitu terang apabila tetanggaku ini tengah mengintipku dari balik jendelanya. Karena saya lihat ada sedikit bayangan dari tirainya. Aksi ini aku bikin semakin tambah nekad sekali lagi, saya telanjang bulat… saya masturbasi sembari berdiri.. saya kocokkan memiawku, sedang tangan yg satu sekali lagi memeras susuku. Saya senang dicermati seperti itu… saya klimaks… saya muncrat.
Pernah sekali waktu aku bertandang kerumah tetanggaku ini… yah sekedar mengobrol antar wanitalah…sambil mengantar makanan waktu itu. Sesampainya didepan pintunya… aku ketok, tak ada jawaban.. Cuma aku mendengar suara gaduh dari dalam rumahnya… plak..plak..plak… ooohhh.. aaacchhh.. gila!! Mereka lagi ngent*t… aku sedikit agak mengintip kejendela rumahnya…mereka lagi ngent*t diruang tamu… televisi dibiarkan hidup, aku lihat film porno, sepertinya mereka lagi mempraktekkan adegan yang ada di film itu. Aku lihat tetanggaku ini lagi menyodok istrinya dari belakang, sedangkan istrinya menungging di sofa mereka. Ya ampunnnn…. tongkol suaminya terlihat jelas olehnya… besar, gemuk, panjang… dan ooohh…. Sepertinya aku ingin saja langsung masuk kedalamnya dan bergabung… tapi ini tidak mungkin terjadi. Dan sekarang, istri tetanggaku ini berada diatas bersama suaminya yang sedang duduk, yah mereka melakukan WOT (Women On Top)… Oooocchhh… kali ini tanpa sadar tanganku mulai mengocok memiawku sendiri… aku lihat penekanan memiaw itu pada batang tongkol suaminya sangat jelas… kepalanya menggelinjang ke atas dan kebawah… suaranya sangat menikmati apa yang dilakukan suaminya.Karena tidak tahan, aku buru2 untuk pulang, aku masturbasi dirumah sendirian, membayangkan seandainya tetanggaku itu lagi ngent*t denganku.
Sepertinya hal tersebut memang terjadi, selang beberapa hari kemudian, tetanggaku itu ditinggalkan istrinya siang untuk bekerja, sedangkan aku sendiri ditinggalkan suamiku juga siang bekerja. Klop sudah..hehehe… pintuku di ketok… aku lihat dari dalam… dari balik keca jendela rebenku…. Anto.. ya ampun.. aku sekarang lagi bugil, aku tak mau dong buka pintu langsung bugil, kesannya pasti dengan sengaja mengundang, aku langsung mengambil handuk… ya handuk yang pendek tentunya yang kalau diangkat sedikit saja sudah barang tentu terlihat memiawku… ‘’Ada apa anto’’ kataku, aku lihat matanya melirik kearah bawahku, tapi dia segera tersadar… ‘’anu mbak… mau pinjam martil, pintu rumahku rusak..’’ ‘’oo..tunggu sebentar ya’’ aku tau kalau matanya melirik kearah pantatku saat aku berpaling darinya. Aku mengambil martil yang ada dibawah laci meja kerja suamiku, sudah barang tentu harus membungkuk… aku pastikan semua yang ada dibelakangku ini terlihat jelas oleh anto, yaahh… memiawku.. aku berpaling seketika, anto gugup… aku tertawa geli dalam hati… aku kasih martil yang dipintanya, tapi tangannya tak seirama dengan matanya yang tetap menatap kearah dadaku.
Pucuk dicinta ulam tiba… saat anto mengembalikan martil….’’kamu bisa juga memperbaiki rumah?’’ tanya ku. ‘’Yah… begitulah mbak… dulu bapakku tukang… yah sedikit banyaknya anaknya sudah barang tentu bisa, kenapa mbak? Ada yang perlu di perbaiki?’’… tanyanya… wuih.. ini kesempatanku mengerjai dia. ‘’Iya nih… pintu kamar mandi yang ada di kamar kami agak berbunyi… gak tau tuh kenapa’’… kataku, tapi emang bener, pintu kamar mandi yang ada di kamar pribadi kami itu lagi rusak. ‘’ya sudah biar aku perbaiki..’’ katanya sambil aku mempersilakan dia untuk masuk ke kamarku, tapi tetap aku memakai handuk kecil yang ku kenakan tadi. Saat dia memperhatikan pintunya aku bilang…’’oh ya tak apa khan aku membereskan tempat tidurku… berantakan… malu aku..’’… ‘’gak apa2 mbak silahkan..’’. sebenarnya hal ini aku sengaja untuk menggoda dia. Aku bereskan spray tempat tidurku… sudah barang tentu agak membungkuk, dan memperlihatkan memiawku dari belakang… pastilah tongkolnya tegang… aku terus saja melanjutkan kerjaan mengganti spray tempat tidurku.. suara ketokan martilnya seperti tidak berirama lagi… aku menaaanggg…. Dalam hatiku.. selang beberapa lama suara ketokan itu tida terdengar… saat kutoleh kebelakang??? Yaaa ampun… anto sudah bertelanjang bulat… gila…tidak salah lagi kalau istrinya Arini terpekik saat tongkol suaminya masuk kedalam memiawnya. Kalau aku ukur panjangnya hampir sejengkalku, besarnya setengah pergelangan tanganku dan berurat. Sesaat aku terkesima dan menelan air ludah, tapi aku langsung tersadar, apakah dia akan memperkosaku? Antara tidak dan ya… antara mau dan menolak batinku ini, kalau aku menolak…memiawku sudah terlanjur basah…kalau aku jujur padanya, pastinya aku dianggap wanita yang tidak2. Aku berpura-pura menolak…’’Antoooo!!…jangan….’’ tak sempat suaraku menyambung kata-kata, anto langsung saja memelukku dari belakang, menunggingkanku, memegang erat tanganku dari belakang… dan Ooooccchhh… aku rasakan sensasi yan luar biasa tanpa kata dari anto, lidahnya langsung bermain di memiawu dari belakang…’’Jangan anto…aku..Ooocchh…bukan….Aaacchh….istrimu…..AAAAAccccchhh…’’ Anto seakan mengerti keinginanku kalau sebenarnya aku tidak menolak, dijilatnya, sedikit menggigit daging memiawku…menariknya… menghisapkan dalam2…menjulurkan lidahnya sangat dalam kedalam memiawku…. Oh..sialan aku langsung terangsang….suamiku belum pernah sekalipun melakukan hal seperti ini padaku karena aku tidak pernah memintanya, tapi ini?? Laki2 yang bukan suamiku berani untuk melakukan foreplay di memiawku, jilatannya sangat lembut..terkadang agak nakal dengan sedikit menggigit… dan Accchh…aku mendesah… dan oohhh my god… memiawku berdenyut.. aku orgasme… apa yang harus aku lakukan? Aku malu kalau anto tau… sudah barang tentu anto tau hal ini kalau aku menyukainya.
Tidak salah lagi…hal itu terjadi… entah mengapa saat pegangannya terlepas aku membiarkan saja diriku menungging dihadapannya.. dan bleessss…tongkol besar itu sedikit demi sedikit masuk kedalam memiawku, aku sedikit memiawik dibuatnya.. ya ampun.. sangat penuh mengisi memiawku, padat dan panjang, tidak seperti punya suamiku yang hanya besar saja tapi tak bisa mencapai kedalam titik ogasmeku… tapi ini seperti hampir tidak muat, pantas saja arini selalu berteriak saat mereka ngent*t.
Plak…plak..plak…kcpak..kcpak…seperti berjalan diatas jalan yang berlumpur… memiawku mulai becek…anto terus saja memaju mundurkan pantatnya seakan aku ini adalah istrinya… aku…ya tuhan..kenapa aku??? Aku sangat menikmatinya… aku tak bisa bohong… sedikit demi sedikit aku mengikuti permainannya…pantatku mulai aku maju mundurkan juga..pertanda kalau aku ini setuju diperlakukan seperti ini … seperti adegan dalam film porno..hal ini aku lihat dari cermin lemariku… wwwoooww…. Sangat indah gerakan anto saat memiawku di ent*tnya.
Sekarang aku yang tidak tahan lagi, aku tolak anto sehingga dia jatuh tertidur diatas tempat tidurku, aku arahkan tongkolnya kedalam memiawku… tapi aku tak mau buru2…aku mau merasakan setiap jengkal yang ada di tongkolnya, aku lambat2 memasukkannya, aku ingin menikmatinya… dan aku melenguh dengan kerasnya seakan aku ini ngent*t ditengah hutan rimba yang tiada berpenghuni…. Ooooccccccchhhh…..ssssssssss….. dengan sedikit demi sedikit gerakan tubuhku naik turun…semakin kencang..semakin nikmat… anto tidak mau tinggal diam dia langsung menaik turunkan pinggulnya kearah memiawku sehingga menimbulkan suara sensasi yang luar biasa…plak..plak…plak… hal itu berjalan cukup lama dan akhirnya aku …’’antttttooooo…..aa..aa..aaa..akkuuu…mau keluar… oooccchhh nikmaaaattt….’’ Dan crot…crot…crott… keluar bunyi indah dari memiawku… memang sangat puas aku kali ini. Anto lalumenidurkan aku… sekarang aku yang dibawah… dan tanpa basa basi… ccclleeeepp… batang itu… dan wwwuiiihhh….. seakan aku mendapat air dahaga di tengah padang tandus… aku puas aku berteriak kegirangan… aaah…aahh..aah… oohhh….yessss…..ooohhh… tanganku memukul tempat tidurku memberi tanda kalau aku puas akan permainannya. Digenjot seperti itu aku tidak tahan…maju mundur..semakin kencang..dan kencang…’’mbaaakk….aku mau keluar aku tembak diluar yaaaa…..!!!’’ dalam hatiku…tiddak.. hal ini tidak boleh terjadi, aku harus merasakan bagaimana rasanya memiawku isempot oleh spermanya anto… aku tahan pantatnya, seakan aku suruh dia untuk tetap menahan tongkolnya didalam saat mengeluarkan spermanya… dan crooott….croottt….croottt.. aku merasakan dinding rahimku penuh sekali dengan spermanya…aku puas… aku bersama-sama berteriak…’’Aaaaaaacchhh…..’’…
Itulah pengalamanku dengan anto dan kegilaanku yang aku fikir baru kali ini aku wujudkan… yaahh… bercinta dengan lain pria.
INFOHARI.com © 2014