4 Tips Bercinta yang Aman Setelah Anak Tidur

Bagi para orangtua, momen bercinta terkadang sulit ditemukan. Apalagi jika anak Anda masih kecil. Ada kecemasan mungkin anak akan terbangun dan tak sengaja memergoki orangtuanya yang sedang memadu kasih.

Namun, melansir Fatherly ,Anda tetap bisa mempertahankan kehidupan seks yang sehat setelah jadi orangtua. Rahasianya adalah, memastikan momen bercinta tidak mengeluarkan banyak suara.

Beberapa trik bercinta khusus untuk setelah anak tidur ini bisa Anda coba:

Redam erangan

Mencoba tetap hening saat berhubungan seks bisa jadi menyenangkan. Misal, Anda bisa meredam erangan pasangan menggunakan tangan atau menutup mulut dengan kain atau dasi. Cara lain bercinta yang aman, yakni meredam erangan dengan berciuman.

Posisi seks yang lebih tenang

Ada posisi seks tertentu yang memungkinkan Anda melakukan seks dengan lebih tenang dan tidak berisik. Spooning (menyendok) adalah posisi yang tidak menghasilkan banyak suara saat bercinta.

Posisi misionaris memungkinkan pasangan saling berhadapan, yang membantu meredam kebisingan.

Saat memilih posisi bercinta yang memaksa Anda untuk bertopang, pilihlah tembok atau dinding sebagai penyangga. Rangka ranjang bisa saja menimbulkan bunyi yang berisik.

Fokus pada pernapasan

Atur pernapasan dengan perlahan-lahan untuk menggambarkan kesenangan dan gairah. Ini menciptakan ikatan seksual yang lebih intens.

Semakin kita fokus pada menarik napas dalam-dalam saat bercinta, maka semakin besar kemungkinan otot-otot dasar panggul berkontraksi selama klimaks). Anda pun akan meraih orgasme, tanpa menghasilkan suara yang keras.

Seks di kamar mandi

Kamar mandi bisa jadi lokasi aman untuk bercinta karena lebih bersifat pribadi dan intim. Kamar mandi juga mampu meredam erangan.

Ada juga manfaat lain, Anda bisa melakukan seks yang aman dengan memanfaatkan apa yang ada di kamar mandi.

Contohnya, air yang mengalir tampaknya punya kekuatan untuk menutupi suara-suara yang muncul dari bercinta.

INFOHARI.com © 2014